Sumber: Bali Post
SMAN 1 Singaraja tak pernah sepi dari prestasi. Bukan hanya siswa,tetapi guru dan kepala sekolah (kasek) juga seakan berlomba-lomba untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Buktinya, sejak dua bulan belakangan ini sekolah yang berada di Jalan Pramuka Singaraja itu sedikitnya mengumpulkan tujuh penghargaan tingkat nasional yang diraih oleh siswa, guru dan kasek.
Kepala SMAN 1 Singaraja Drs. Nyoman Darta saat menerima siswa-siswa yang berprestasi di kantornya Kamis (13/9) kemarin menyebutkan, dirinya sebagai kepala sekolah dinobatkan sebagai juara satu dalam pemilihan kasek berprestasi tingkat nasional untuk kelompok SMA/SMK. Penghargaan diterimanya saat HUT ke-62 RI di Jakarta, Agustus lalu. Pada saat yang sama, seorang guru SMN 1 Singaraja Putu Eka Wilantara, S.Pd., M.Pd. juga dinobatkan sebagai juara kedua guru berprestasi tingkat nasional. Wilantara adalah guru fisika yang banyak melahirkan siswa berprestasi dalam lomba-lomba fisika di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
Siswa juga tak mau kalah. Dalam ajang yang sama di tingkat propinsi, Iska Novi Udayani dan Ketut Ariadi juga mengukuhkan diri sebagai juara untuk siswa berprestasi. Iska menggondol juara satu, sementara Ariadi berada di tempat kedua untuk kategori siswa putra. ”Dua siswa ini tak diikutkan dalam lomba sejenis di tingkat nasional karena keterbatasan dana,” kata Darta.
Prestasi yang paling anyar, kata Darta, diraih siswa-siswanya dalam Olimpiade Sains tingkat nasional di Surabaya 2-8 September 2007. SMAN 1 Singaraja mengirimkan 13 peserta, yakni bidang fisika 3 siswa, matematika 4, kimia 3, biologi 2 dan astronomi 1 siswa. Dari ajang olimpiade itu, dua siswa berhasil memperoleh medali perunggu atas nama Made Adi Satria Darma di bidang fisika dan Andika Metrisiawan bidang kimia.
Yang paling prestisius adalah perolehan medali emas di bidang biologi dalam Pesta Sains yang digelar di IPB Bogor 7-9 September ini. Atas prestasi itu, tim SMAN 1 Singaraja yang terdiri atas Kadek Yuda Prawira, Gede Wirata dan Nyoman Agus Setiawan berhak membawa pulang Piala Menteri Pendidikan Nasional yang cukup megah itu. (kmb15/*)
kutipan Bali Post: “Siswa juga tak mau kalah. Dalam ajang yang sama di tingkat propinsi, Iska Novi Udayani dan Ketut Ariadi juga mengukuhkan diri sebagai juara untuk siswa berprestasi. Iska menggondol juara satu, sementara Ariadi berada di tempat kedua untuk kategori siswa putra. ”Dua siswa ini tak diikutkan dalam lomba sejenis di tingkat nasional karena keterbatasan dana,” kata Darta.”
Temen temen “95 Goes to smansa”, salah satu anak didik kita Ketut Ariadi ternyata merupakan salah satu siswa berprestasi yang mampu mengharumkan nama SMANSA Singaraja di tingkat propensi (bisa di cek di Balik Lembaran Penerima Beasiswa dari SMANSA, a/n Ariadi Ketut no 06)…Sayang kita BELUM mampu mendanai KEBERANGKATAN di tingkat Nasional…
jadi, kita punya tugas berat untuk Lebih menyebar luaskan apa yang sudah kia lakukan kepada angkatan 95 pada khususnya dan angkatan angkatan SMANSA lainnya pada mumnya, sehingga semakin banyak Beasiswa yang bisa kita berikan kepada adik adik kita di SMANSA.
“From all of us, to all of U who still study at Smansa”